TENTANG KAMI

Tentang Kami > Siapa Kami

Siapa Kami

Persekutuan Injili Indonesia (PII) didirikan pada tahun 1971 dengan motto yaitu “Dipanggil untuk Bersekutu dan Memberitakan Injil”. Dari sana kita dapat menarik kesimpulan bahwa setidaknya ada dua hal yang bersifat hakiki bagi PII, yaitu “ bersekutu” dan “memberitakan Injil.” Apabila kedua hal tersebut diabaikan, PII bukanlah PII lagi. Hal-hal yang lain pada batas tertentu boleh be rubah sesuai dengan perkembangan zamannya, namun kedua hal yang bersifat esensial ini harus dilestarikan.

Makna dari kata bersekutu, didalam konteks kristiani, akan nampak dengan jelas apabila kita melihat konsep tubuh Kristus di dalam Alkitab. Tubuh Kristus terdiri dari pelbagai anggota yang berbeda, bersatu dalam ikatan kasih. Di dalam kepelbagaiannya setiap anggota saling melengkapi satu sama lain, tidak ada yang merasa lebih penting ataupun yang dianggap kurang penting (baca 1Kor 12:12-26). Dengan kata lain, didalam tubuh Persekutuan Injili Indonesia semua anggota berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah, setara dan saling menghargai satu sama lain.

Apabila kata bersekutu lebih menunjukkan sifat dari keberadaan PII, maka kata-kata ”memberitakan Injil” lebih menunjukkan tujuan dari keberadaannya. Dengan kata lain, seluruh anggota PII menyadari bahwa Tuhan bukan memanggil mereka untuk bersekutu hanya sekedar agar mereka bersekutu belaka, tetapi ada misi didalam persekutuan tersebut yaitu memberitakan Injil. Hal ini juga menunjukkan bahwa bagi setiap anggota PII pemberitaan Injil, yang merupakan manifestasi dari iman kita kepada karya penyelamatan Allah di dalam Tuhan Yesus, merupakan hal yang tak dapat ditawar. Panggilan untuk mengemban amanat Agung ini kita junjung tinggi apapun harga yang harus dibayar untuk hal itu.

Renungan Harian

Pembenaran vs penghukuman

2 Korintus 3:7-11, Orang Yahudi begitu bangga memiliki Perjanjian Lama dengan Hukum Taurat yang tertulis di dalamnya. Mereka bahkan cenderung menjunjung tinggi tokoh-tokohnya, seperti Musa dan Abraham. more